NUFNNANG

NAMA BLOGGERS

Monday, May 23, 2011

Menjauhi Pembicaraan yang Sia-Sia.

Menjauhi Pembicaraan yang Sia-sia.
     "Dan apabila kerabat (yang tidak berhak mendapat pusaka), dan anak-anak yatim serta orang-orang miskin hadir ketika pembahagian (harta pusaka) itu, maka berikanlah kepada mereka sedikit daripadanya, dan berkatalah kepada mereka dengan kata-kata yang baik."(An-Nisaa' : 8)
     Orang -orang beriman tidak tertarik pada perbicaraan dan hal yang sia-sia serta tidak berguna. Mereka tidak merasakan kepuasan pada hal-hal tersebut kerana yang demikian itu tidak bernilai. Mereka terlibat dalam urusan dunia hanya jika ada keuntungan yang menambah kedekatan kepada Allah. Inilah sebabnya, orang-orang beriman digambarkan sebagai, "orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan ) yang tidak berguna."
     "Dan mereka yang menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan yang sia-sia;" (Al-Mu'minuun: 3)
     Ayat di atas menekankan bahawa ketika seorang mukmin bersentuhan dengan perbuatan atau perkataan yang sia-sia, ia harus menghindar dan melakukan hal yang berguna bagi misi keTuhanan. Inilah sikap yang tepat dalam rangka menyenangkan Allah. Untuk itu, orang-orang yang beriman harus selalu berwaspada dan mengetahui apa yang mereka kerjakan. Tidaklah tepat bagi orang-orang beriman berbantah-bantah dengan orang yang bodoh dan pendek akal kecuali ada hal yang dapat di raih dalam rangka berdakwah. Al-Qur'an ada menjelaskan dalam ayat-ayat ini;
     "Dan apabila mereka mendengar perkataan yang sia-sia, mereka berpaling daripadanya sambil berkata: "Bagi kami amal kami dan bagi kamu pula amal kamu; selamat tinggalah kamu; kami tidak ingin berdamping dengan orang-orang yang jahil".(Al-Qasas: 55)
     "Dan mereka (yang diredhai Allah itu ialah orang-orang) yang tidak menghadiri tempat-tempat melakukan perkara-perkara yang dilarang, dan apabila mereka bertembung dengan sesuatu yang sia-sia, mereka melaluinya dengan cara membersihkan diri daripadanya."(Al-Furqaan:72)
     "Kemudian apabila engkau telah selesai (daripada sesuatu amal soleh), maka bersungguh-sungguhlah engkau berusaha (mengerjakan amal soleh yang lain). Dan kepada Tuhanmu sahaja hendaklah engkau memohon (apa yang engkau gemar dan ingini)."(Ash-syar-h : 7-8)

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

klik untuk tabung blog ini.....terimakasih