NUFNNANG

NAMA BLOGGERS

Tuesday, May 24, 2011

Allah Mengetahui Sumpah yang Dusta

Allah Mengetahui Sumpah yang Dusta.
    "(Dan janganlah kamu jadikan nama) Allah dalam sumpah kamu sebagai benteng yang menghalangi kamu daripada berbuat baik dan bertaqwa, serta mendamaikan perbalahan antara sesama manusia. Dan (ingatlah), Allah sentiasa mendengar, lagi sentiasa mengetahui."(Al-Baqarah: 224)
     Al-Qur'an menceritakan berbagai contoh keadaan orang-orang yang sangat cemas akan kehidupan dan harta mereka. Dengan demikian , mereka kehilangan keikhlasannya dan tidak sanggup meraih ridha Allah.
     Ketika Rasulullah saw. mengajak orang-orang untuk berjihad dengan diri mereka demi kepentingan Allah, beberapa dari mereka mengatakan:
     "Kalau apa yang engkau serukan kepada mereka (wahai Muhammad) sesuatu yang berfaedah yang sudah didapati, dan satu perjalanan yang sederhana (tidak begitu jauh), nescaya mereka (yang munafik itu) akan mengikutmu; tetapi tempat yang hendak dituju itu jauh bagi mereka. Dan mereka akan bersumpah dengan nama Allah dengan berkata: "Kalau kami sanggup, tentulah kami akan pergi bersama kamu". (Dengan sumpah dusta itu) mereka membinasakan diri mereka sendiri, sedang Allah mengetahui bahawa sesungguhnya mereka itu orang-orang yang berdusta (tentang tidak sanggupnya mengikutmu)."(At-Taubah: 42).
     Sedangkan yang lainnya berkata:
     "Orang-orang (munafik) yang ditinggalkan (tidak turut berperang) itu, bersukacita disebabkan mereka tinggal di belakang Rasulullah (di Madinah); dan mereka (sememangnya) tidak suka berjihad dengan harta benda dan jiwa mereka pada jalan Allah (dengan sebab kufurnya), dan mereka pula (menghasut dengan) berkata: "Janganlah kamu keluar beramai-ramai (untuk berperang) pada musim panas ini". Katakanlah (wahai Muhammad): "Api neraka Jahannam lebih panas membakar", kalaulah mereka itu orang-orang yang memahami."(At-Taubah: 81)
     Oleh kerana itu, mereka melebihkan diri mereka sendiri dengan menghuraikan alasan-alasan selanjutnya. Sambil mencari-cari alasan, sebahagian mereka pergi keluar dengan menghafalkan sumpah atas nama Allah untuk menunjukkan bahawa mereka mengatakan yang sesungguhnya. 
     Akan tetapi, Allah menegaskan bahawa Dia mengetahui kebohongan yang mereka lakukan. Mereka telah memberikan jiwa mereka kepada hukuman atas ketidak'ikhlasan mereka.
     "(Mereka tetap tinggal) tetapi Rasulullah dan orang-orang yang beriman bersamanya, berjihad dengan harta benda dan jiwa mereka; dan mereka itulah orang-orang yang mendapat kebaikan, dan mereka itulah juga yang berjaya."(At-Taubah: 88)

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

klik untuk tabung blog ini.....terimakasih