NUFNNANG

NAMA BLOGGERS

Thursday, May 19, 2011

Mereka yang Imannya Tidak Sungguh-sungguh

Mereka yang Imannya Tidak Sungguh-sungguh.
    "Dan di antara manusia ada orang yang tutur katanya mengenai hal kehidupan dunia, menyebabkan engkau tertarik hati (mendengarnya), dan ia (bersumpah dengan mengatakan bahawa) Allah menjadi saksi atas apa yang ada dalam hatinya, padahal ia adalah orang yang amat keras permusuhannya (kepadamu)."(Al-Baqarah: 204)
     Orang-orang yang semacam ini umumnya tinggal di tengah-tengah kaum muslimin. Penampilan, gaya hidup, dan sebahagian dari perilaku mereka menyerupai orang-orang beriman. Namun, sesungguhnya, orang-orang ini tidaklah benar-benar seperti mereka kerana perwatakan yang palihg istimewa dari orang-orang beriman adalah keiklahsan mereka  dalam beribadah kepada Allah, sementara orang-orang ini tidak memiliki iman yang kuat di dalam hati mereka. Sekalipun mereka menyatakan keimanan, mereka bukan orang-orang yang beriman yang sesesungguhnya:
     "Dan di antara manusia ada yang berkata: "Kami telah beriman kepada Allah dan kepada hari akhirat"; padahal mereka sebenarnya tidak beriman. Mereka hendak memperdayakan Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya memperdaya dirinya sendiri, sedang mereka tidak menyedarinya."(Al-Baqarah: 8-9)
     Apa yang mereka nyatakan sangat berbeda dengan apa yang disembunyaikan dalam hati mereka, ini kerana "penyakit" yang ada dalam hati mereka:
     "Dalam hati mereka (golongan yang munafik itu) terdapat penyakit (syak dan hasad dengki), maka Allah tambahkan lagi penyakit itu kepada mereka; dan mereka pula akan beroleh azab seksa yang tidak terperi sakitnya, dengan sebab mereka berdusta (dan mendustakan kebenaran)."(Al-Baqarah: 10)
     Di sini dimaksudkannya bukanlah penyakit secara fizikal, melainkan sifatnya secara rohani. Hati yang berpenyakit menyebabkan pemiliknya tidak dapat memahami agama secara benar dan mengamalkannya di dalam kehidupan.
     Sekali pun ia menyaksikan tanda-tanda keberadaan Allah secara terang benderang, ia tidak dapat menundukkan hatinya, kepada-Nya, dan tidak dapat melihat batasan-batasan-Nya
     

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

klik untuk tabung blog ini.....terimakasih